Seni rupa telah mengalami transformasi besar-besaran seiring dengan kemajuan teknologi digital. Dari lukisan cat minyak di atas kanvas hingga karya seni digital yang bisa dinikmati melalui layar gadget, dunia seni rupa terus berevolusi. Namun, di balik kemudahan dan inovasi yang ditawarkan oleh era digital, muncul pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang autentisitas, nilai, dan makna seni. Apakah karya seni digital memiliki nilai yang setara dengan karya fisik? Bagaimana reproduksi karya seni melalui media sosial memengaruhi persepsi kita terhadap seni rupa? Artikel ini akan membahas kompleksitas seni rupa di era digital dan bagaimana seniman, kolektor, dan penikmat seni menghadapi tantangan ini.